Peternakan
Sektor peternakan di desa mencakup berbagai jenis hewan seperti kelinci, anjing, kucing, burung kakatua, dan burung beo yang dipelihara oleh masyarakat. Selain itu, terdapat pula produksi hasil peternakan yang beragam seperti telur, madu, dan air liur burung walet yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Keberagaman jenis ternak ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan berbasis komunitas.
Kegiatan peternakan didukung oleh ketersediaan lahan yang cukup luas, yaitu sekitar 52,00 hektare milik masyarakat umum dan 76,00 hektare milik perorangan. Lahan tersebut dimanfaatkan secara aktif untuk mendukung berbagai aktivitas pemeliharaan dan pengelolaan ternak. Pemanfaatan lahan yang optimal ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor peternakan di desa.
Dengan kondisi yang aktif dan potensi sumber daya yang memadai, sektor peternakan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Melalui peningkatan kualitas pengelolaan, pemberian pakan yang tepat, serta dukungan pelatihan bagi peternak, sektor ini dapat menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kategori Potensi
Klik tombol di bawah untuk melihat potensi lainnya di Kategori Peternakan.
Lihat Semua PotensiPotensi Lainnya
Belum ada potensi lainnya.